LATAR BELAKANG
Dengan semakin dewasanya usia Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI), sejak berdirinya tahun 1969 sampai dengan saat ini, pada usianya yang ke 42 tahun STEI yang sudah sangat berpengalaman dalam memproses dan mencetak sumberdaya manusia dengan kualifikasi S2,S1dan D3 serta semakin banyaknya jumlah lulusan dan Alumni, sudah sepantasnya STEI mengembangkan dirinya untuk membantu mahasiswa/mahasiswinya serta Alumninya dalam mengembangkan dan menetapkan tujuan karir mereka dan membuka diri untuk bekerja sama dengan perusahaan, baik didalam maupun luarnegeri untuk menemukan bakat terbaik para lulusannya didalam perusahaan yang mereka inginkan.
Tetapi didalam mengawal kelulusan sampai dengan memperoleh pekerjaan STEI kurang memperhatikan dan membina hal tersebut.
Berawal dari masalah tersebut sudah saatnya dan tepat waktunya STEI untuk mengabdikan diri pada lulusanya pada suatu tahapan tambahan yaitu membina dan membimbing menjadi tenaga kerja yang lebih siap kerja (pencari kerja) dan mempertemukannya dengan pihak pengguna tenaga kerja (perusahaan) untuk penempatan kerja melalui suatu wadah pengembangan bakat dan bursa kerja yaitu suatu wadah atau bagian dari bidang kemahasiswaan yang mempersiapkan kelulusannya dalam menapak dunia kerja melalui pelatihan kerja yang terprogram dan sistematis.
Para Alumni, juga perlu diperhatikan dan mendapatkan dukungan oleh STEI etika mereka ingin mengembangkan atau membuat trobosan-trobosan dalam karir mereka.
Dibagian Pengembangan Bakat dan Bursa kerja ini, kami ingin sekali mempersiapkan mahasiswa/i dan lulusan STEI yang dapat berperan banyak dalam kepemimpinan di masyarakat.
Dengan bekal sumberdaya yang dimiliki STEI baik Tenaga pengajar, Karyawan, mahasiswa/i dan dengan dukungan manajemen yang solid serta kemampuan akademik yang menunjang dan memiliki integritas intelektual yang tinggi akan menciptakan hasil yang sangat imajinatif. Yang akhirnya kita akan menghasilkan mahasiswa/i dan Alumni yang memiliki keterampilan dan perspektif yang membuat suatu kemajuan dan berdampak besar pada kehidupan didalam maupun diluarnegeri.
VISI
Menciptakan hubungan kerjasama yang baik dan saling bersinergi antara STEI Mahasiswa/i, Alumni dan Perusahaan/pengusaha baik didalam maupun luarnegeri.
MISI
Kepada STEI dan Manajemen, memberikan dukungan yang sepenuhnya dengan cara membantu, membina dan mencarikan mahasiswa/i serta Alumni yang berpotensi, yang nantinya bisa disalurkan keperusahaan-perusahaan yang membutuhkan dan akan membawa harum nama STEI.
Kepada Mahasiswa/i, membantu mahasiswa/i dalam pencarian tempat mereka untuk magang ataupun pekerjaan yang permanen pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan.
Kepada Alumni, menawarkan bantuan kepada mereka untuk mengembangkan jalur karir mereka dari waktu ke waktu secara berkesenambungan.
Kepada Perusahaan/Pengusaha, membantu mencarikan/menghubungkan mereka dengan mahasiswa/i dan Alumni berbakat yang kita miliki.
MENGENAL TIPE KEPRIBADIAN ANDA
Sebelum memasuki dunia persiapan kerja, maka seorang pencari kerja harus memiliki kesiapan yang sempurna. Dengan persiapan yang matang itu, ia akan siap menempuh seleksi seketat apapun. Salah satu tahapan seleksi memasuki dunia kerja adalah mengenali kepribadian diri dalam Tes Kepribadian. Tes ini sangat penting artinya untuk mencari kondisi kepribadian seorang calon karyawan dan tepat tidaknya dengan formasi yang dibutuhkan instansi.
Oleh karena itu STIE Indonesia, dalam rangka membekali lulusan dan alumninya untuk dapat bersaing dalam dunia bisnis, STEI membuat program dimana untuk mahasiswa tingkat akhir diberikan kesempatan untuk mengikuti berbagai tes dalam rangka pengukuran kecakapan seseorang. Adapun pengukuran yang bisa dilakukan adalah tingkat intelligence Quotient (IQ), tingkat Personality Quotient (PQ) atau (EQ), tingkat Creativity Quotient (CQ), tingkat Religiousity Quotient (RQ) atau (SQ) dan tingkat Adversity Quotient (AQ).
Dulu banyak orang beranggapan bahwa apabila seseorang mempunyai tingkat kecerdasan (IQ) yang tinggi, maka dia akan sukses pula dalam kehidupannya. Ternyata anggapan ini tidak benar, Karena banyak orang yang mempunyai tingkat IQ tinggi dalam bekerja mempunyai karir biasa-biasa saja. Mereka yang mempunyai kemauan kuat, meskipun agak kurang cerdas dapat saja menyelesaikan permasalahan yang sulit dan sebaliknya ada orang yang cerdas tapi ceroboh, cepat putus asa, maka dia tidak akan mampu menyelesaikan permasalahan tersebut. Disinilah peranan kepribadian, tingkat kematangan emosi / Emotional Quentient (EQ) sangat diperlukan. Kenyataan hidup menunjukkan bahwa orang yang kurang cerdas tetapi tabah, pantang putus asa dalam menghadapi tantangan hidup, kadang-kadang jauh lebih sukses dibandingkan dengan orang yang cerdas. Abad ke-21 merupakan abad keterbukaan informasi dan globalisasi perdagangan. Hal ini menimbulkan keuntungan dan sekaligus ancaman terhadap kehidupan pribadi, kehidupan berkeluarga, kehidupan bertetangga, kehidupan berbangsa serta bernegara. Hanya orang yang mempunyai Creativity Quotient (CQ) saja yang mampu mengubah ancaman menjadi tantangan, chalege, dan seterusnya dijadikan peluang, oportunity. Daya kreativitas inilah yang dapat membangkitkan semangat percaya diri serta optimisme. Selanjutnya yang sangat menentukan keberhasilan manusia adalah Religiousity Quotient (RQ) atau (SQ). Tolok ukur RQ atau SQ yang paling utama adalah sifat amanah/memegang teguh janji serta istiqomah/konsisten dalam kehidupan sehari-hari, selalu mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kejahatan.
Biasanya tes kepribadian diberikan oleh seorang penguji kepada calon karyawan. karena tipe bahan tes tidak dapat diberikan dan dinilai dengan cara lain. Jadi untuk beberapa jenis pertanyaan, faktor waktu tidaklah penting. Pada saat ini, terdapat kebutuhan tes kepribadian yang dapat diberikan kepada kelompok orang yang besar. Oleh karena itu, tes haruslah mudah untuk dikelola, cepat pelaksanaanya, dan dapat ditandai dengan cepat. Sebagian besar perusahaan, terutama perusahaan bersar, belakagan ini sering mengadakan Personality Test untuk menyeleksi calon karyawan yang terbaik. Melalui Personality Test akan diperoleh gambaran mengenai beberapa aspek dari calon karyawan seperti potensi kecerdasan, intelegensia, kepribadian yang menyangkut kepercayaan diri dengan lingkungan atau sosialisasi, motivasi kerja, serta visi dan misi calon karyawan.
Manfaat Berlatih Tes Kepribadian
Manfaat berlatih soal-soal Tes kepribadian adalah :
- Bagi yang sedang mencari pekerjaan, dengan mengetahui bidang pekerjaan yang sesuai dengan kondisi kepribadian dan kemampuan akademisnya, baik kelebihan dan kekurangannya. Para pencari kerja dapat mengurangi kemungkinan gagal dalam suatu Tes kepribadian pada bidang pekerjaan yang dipilih yang ternyata tidak sesuai dengan potensi dan kepribadiannya.
- Bagi yang sudah bekerja dan merasa belum optimal hasilnya, maka dengan melakukan Tes Kepribadia/personalitasnya sehingga kelebihan dan kelemahannya dapat dipakai sebagai pengambilan keputusan dalam karir seseorang termasuk meminta untuk mutasi pada bidang/jenis pekerjaan yang memang sesuai dengan potensinya.
- Bagi perusahaan, dengan berkembangnya ekonomi saat ini yang semakin pesat dibutuhkan tenaga kerja yang handal yang sesuai dengan bakat dan potensinya. Dengan penempatan yang sesuai dengan bakat dan potensi tersebut akan dapat ditingkatkan produktivitas kerja. Dalam rangka kebutuhan akan penambahan tenaga kerja perusahaan kadangkala timbul secara mendadak dan jumlahnya tidak begitu besar. Sering terjadi suatu perusahaan cukup besar ingin merekrut beberapa orang yang cukup handal untuk mengisi posisi yang kebetulan lowong karena adanya rasionalisasi. Namun perusahaan kesulitan karena tidak memiliki mekanisme rekrutmen karyawan yang menjamin akan mendapatkan karyawan yang baik dan cocok. Dalam hal ini, Tes Kerpribadian sangat penting bagi instansi atau perusahaan. Tes kepribadian bertujuan untuk mengukur sifat kepribadian seseorang guna meningkatkan harmoni dan kinerja. Pengukuran beberapa aspek tersebut merupakan usaha yang sangat urgen dalam memprediksi potensi yang dimiliki seseorang sesuai persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
KIAT SUKSES MENGIKUTI PERSONALITY TEST
Mengapa perusahaan perlu melakukan Personality Test ? Karena terlalu kecil kemungkinannya untuk mengetahui potensi dan kemampuan karyawan hanya berdasarkan CV. Biasanya setelah Personality Test pun masih perlu dilakukan tes interview atau wawancara untuk mengetahui potensi calon karyawan secara lebih lengkap. Makanya, untuk mengikuti sebuah Personality Test Anda perlu serangkaian persiapan. Apalagi Personality Test umumnya dilaksanakan hampir seharian sejak pagi hingga sore hari. Maka, biar Anda bisa percaya diri mengikuti Personality Test, simak kiatnya berikut ini :
-
Sebagai bekal mengikuti Personality Test, charge otak Anda dengan membaca-baca buku tentang Personality Test. Pelajari teknik mengerjakanya dengan baik. Bisa juga Anda tanyakan pengalaman teman Anda yang sudah pernah mengikuti Personaity Test.
- Sebelum mengikuti Personality Test Anda harus cukup istirahat. Jangan tidur terlalu larut dan jangan melakukan kegiatan yang menguras tenaga. Sempatkan diri Anda untuk mengkonsumsi makanan sebelum mengikuti Personality Test. Masalahnya konsentrasi Anda akan terganggu jika saat Personality Test perut Anda keroncongan. Pokoknya Anda harus sehat secara fisik dan mental agar Anda siap 'tempur'.
- Dengan instruksi atau perintah mengerjakan soal dengan seksama. Perhatikan juga contoh-contoh yang diberikan. Jangan sekalipun mengabaikan instruksi, karena cara Anda menjawab soal tergantung instruksi yang diberikan. Misalnya untuk soal menggambar, biasanya Anda dilarang mengambar pohon kelapa dan pohon beringin. Maka turutilah instruksi tersebut.
- Jangan lupa tuliskan nama Anda dengan jelas diatas kertas jawaban. Biasanya disertai dengan tanggal dan nomor peserta. Karena ada juga yang lupa menuliskan nama saking semangatnya mengerjakan soal. Sekali Anda lupa maka gugurlah Anda.
- Perhatikan jatah waktu yang diberikan untuk menyelesaikan soal Personality Test. Jangan sampai Anda terlambat mengerjakan dan menyelesaikan jawaban. Usahakan agar semua soal terjawab hingga waktu yang diberikan habis.
- Jika Anda teleh menyelesaikan jawaban, sementara waktu untuk mengerjakan masih tersis, manfaatkan waktu Anda untuk mengoreksi jawaban Anda. Pastikan bahwa jawaban yang Anda berikan adalah jawaban yang paling tepat.
Ingat, dari hasil Personality Test ini akan diketahui sejauhmana kesesuaian Anda dengan kebutuhan perusahaan.
D I B E R I T A H U K A N K E P A D A C I V I T A S STEI
Tes Kepribadian / Personality Test akan di adakan setiap semester yaitu pada setiap akhir semester yang diperioritaskan untuk mahasiswa tingkat akhir dengan syarat sebagai berikut :
- Mahasiswa Tingkat Akhir
- SKS yang sudah terkumpul minimal 95 SKS
- Menunjukan transkrip nilai asli dan kartu mahasiswa yang masih berlaku
- Melampirkan fotocopy transkrip nilai
Personality Test ini tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis...........
Varian tes ini disusun berdasarkan Personality Test yang diselenggarakan beberapa perusahaan nasional dan multinasional di Jakarta, Medan, Surabaya serta Yogyakarta. Sedangkan yang lain diadaptasi dari tes Philip Charter & Ken Russel (1989) dan John Wiering (1994) yang sudah lazim dipakai oleh berbagai Konsultan Psikologi.
STEI akan memberikan Sertifikat Pelatihan Personality Tets dengan kemasan yang ekslusif, diharapkan sertifikat ini dapat digunakan sebagai referensi untuk mencari kerja.
Akhirnya Selamat berlatih dan Sukses selalu untuk Alumni STIE Indonesia.............
SUMBANGSIHKU TIADA ARTI TETAPI KEIKHLASANKU NYATA..............
UNTUK MELIHAT LOWONGAN PEKERJAAN TEKAN MENU INFO LOWONGAN KERJA YANG ADA DI AGENDA TAMPILAN UTAMA WEBSITE KAMI.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA.
UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI LOWONGAN PEKERJAAN BISA MELALUI EMAIL KAMI:
JLIB_HTML_CLOAKING
Terima Kasih atas Informasinya
BIDANG PENGEMBANGAN BAKAT DAN BURSA KERJA
MUHAMMAD YUSUF

